Sakit Mental

holis-satriawan.com

English version here

Banyak manusia yang sakit mental.
Yang merusak mental adalah pikiran. 
Pikiran-pikiran yang membebani dirinya sendiri.
Pikiran-pikiran yang dibuatnya sendiri.
Seakan kesulitan hidup tidak ada jalan keluar.
Akhirnya, diri sendiri larut dalam gelap pikirannya. 
Gelap itu membinasakan, gelap, mencekam dan dingin. 
Nafasmu menjadi sesak, seakan nafas sudah habis.
Pelan tapi pasti, kegelapan akan membawamu dalam alam keabadian, mati.

Pikiran adalah cerminan hatimu.
Mentalmu jatuh, hidupmu jatuh.
Mental adalah soal keyakinan. 
Hidup berkaitan dengan mental.
Tidak merengek dan tidak cengeng, termasuk banyak berkeluh-kesah.
Apalagi bersedih untuk kehidupan.

Dalam hidup, yang pertama kali harus di isi dengan keyakinan.
Jangan diisi dengan kekhawatiran, was-was dan ketakutan.
Dasarnya, haruslah ingin mensucikan diri.
Biasanya, keinginan awal karena ingin bertobat.
Tanpa mensucikan diri, keyakinan ini tidak akan bisa terwujud.

Besarnya pikiran dapat mengalahkan badan.
Oleh sebab itu, biasakan untuk berpikir besar. 
Kecepatan dari pikiran tidak bisa diukur.
Kecepatan cahaya masih bisa diukur. 

Dalang itu pasti memiliki dan berkarakter multi mental.
Oleh sebab itu, persiapan seorang pemimpin pasti menyiapkan mentalnya
terlebih dahulu.  

Jadi, mengkalkulasi itu hanya untuk meyakinkan diri.
Yakin kan diri bahwa itu pasti bisa, bukan tidak mungkin.
Mintalah kepadaNYA jalan keluar atas masalahmu.
Setelah mengerti caranya. Hasil akhirnya serahkan kepadaNYA juga.

Pikiran-pikiran yang menggerakkan, jadi ikuti saja.
Terus maju dan jangan gentar, jangan pikir hasilnya, jangan pikir buahnya.
Lakukan kerja itu dengan sungguh-sungguh, hasilnya serahkan pada tuhanmu. 

…Barangsiapa yang menyerahkan diri kepada Allah, sedang dia berbuat kebajikan, maka baginya pahala pada sisi Tuhannya dan tidak ada kekhawatiran terhadap mereka dan tidak pula mereka bersedih hati.

Life is just about what you choose, black or white.
Hidup hanya soal hitam dan putih.
Jika kau pilih hitam, maka hitamlah sekalian.
Jika kau pilih putih, maka putihlah seluruhnya.

Lakukan semua itu atas tugas tuhan, bukan tugas dan 
keinginan pribadi. Itulah Khalifah.

Milikilah mental yang kuat karena keyakinan pada tuhanmu. 

(Mohamad Holis Satriawan)